Diduga Hanya Karena Asap Kopra, Kalman Tega Habisi Nyawa Iparnya Sendiri.

0
854
Foto Korban Pembunuhan
POLEWALI – Sahabuddin alias Ka’bu yang berusia 40 Tahun, Pekerjaan Swasta, Warga Desa Palece, Kelurahan Limboro, Kecamatan Polewali Kabupaten Polman, harus meregam nyawa setelah mendapat Tiga sabetan parang panjang.
Pelakunya adalah Kalman alias Kama’ Bati usia 50 Tahun, Pekerjaan Tani/Tukang Ojek, warga Desa Palece, Kelurahan Limboro, KecamatanPolewali Kabupaten Polman.
Kejadian ini terjadi pada hari Rabu 17 Oktober 2018 sekitar pukul 13:30 Wita, di wilayah hukum polres Polewali Mandar, tepatnya di Dusun Tabassala, Desa Lembang-lembang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, melalui Kasat Reskrim AKP Niki Ramdhany, mengatakan, dari hasil Interogasi yang dilakukan terhadap pelaku, diperoleh keterangan bahwa Korban yang merupakan pengusaha Kopra bertetangga dengan pelaku.
Rumah pelaku dan rumah korban berdampingan dan diantarai oleh pembakaran kopra milik korban.
“Pada saat Korban membakar kopra, asap dari pembakaran kopra tersebut selalu masuk ke rumah Pelaku dan menganggu pernafasan namun kejadian ini sudah berulang kali terjadi,”Kata AKP Niki Ramdhany.
Ket: Kalman Alias Kama’ Bati, pelaku pembunuhan.
Lanjut AKP Niki Ramdhany menceritakan, pada saat Pelaku menuju ke kebunnya di Dusun Tabassala, Desa Lembang-lembang untuk memberi makan Kambing peliharaannya namun dalam perjalanan Pelaku bertemu dengan Korban.
Dari Percakapan antara pelaku dan korban Dimana pelaku menyebutkan “Saudara kalau membakar Kopra jangan terlalu banyak menggunakan sabuk kelapa karena asapnya sangat mengganggu”. Korban menjawab “Memangnya Kenapa?” (dengan nada marah). Lalu pelaku kembali bertanya “Kenapa kamu marah,? Saya kan bicara baik-baik”. Namun korban kembali jawab “memangnya kenapa?” Papar AKP Niki Ramdhany
Hal tersebut memancing emosi pelaku sehingga Pelaku mencabut parang panjang yang ada dipinggangnya dan menebas kepala bagian kiri Korban sebanyak 1 kali, pada bagian punggung sebelah kiri sebanyak 1 kali dan pada bagian dada sebelah kanan sebanyak 1 kali,”sambungnya.
Akibat dari kejadian tersebut, Kata Niki, korban meninggal dunia di TKP akibat luka yang diderita korban yakni Luka terbuka pada bagian kepala seblah kiri dengan Panjang 21 Cm, lebar 3 Cm, sedalam 5 Cm. Luka terbuka pada Kepala bagian kiri sepanjang 15 ,5 Cm Lebar 4 Cm, sedalam 4 Cm. Dan Luka terbuka pada dada seblah kanan dengan panjang 2 Cm, lebar 2 Cm. Sedangkan pelaku hanya mengalami luka gores pada jari telunjuk kanan.
Untuk diketahui Letak Pembakaran Kopra milik korban berada disamping rumah pelaku. Dan antara Pelaku dan korban tidak bertegur sapa sudah sejak 2 tahun lalu. Dan Pelaku dan Korban merupakan Saudara Ipar (Isrti pelaku bersaudara dengan Korban),”Kata AKP Niki Ramdhany
Ditambahkan, usai menghabisi korbannya, Pelaku menyerahkan diri untuk mendalami unsur perbuatan dan niatnya tersangka sehingga nekad menghabisi nyawa korban. Sementara kami pasangkan 351 ayat 3 hukuman 7 Tahun Penjara. (Ft/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here