Irmalayani : Ayah, Sumber Kekuatanku

0
338

      Kehidupan akan selalu memberikan banyak pelajaran pada setiap fase hidup yang kita jalani. Tawa dan tangis tak akan pernah luput dari kehidupan bahkan penderitaan yang membuat jiwa terguncang hingga rasanya tidak ingin hidup lagi. Inilah yang mengarungi perjalanan hidupku.
Kehidupan yang kujalani tak pernah terlintas dipikiranku akan sesuatu yang terjadi pada sosok yang begitu luar biasa membesarkanku dengan susah payah. Apa yang terjadi sehingga kehidupan begitu mempermainkan hatiku hingga air mata selalu menghiasi pipiku.
Mengapa harus dia yang menanggung semuanya ?
Apa salahnya hingga ia harus menjalani kehidupan yang menyakitkan ?
Pertanyaan itu selalu muncul dalam benakku.

      Waktu terus berlalu, detik demi detik kujalani pada setiap kehidupanku. Hampir 8 tahun sudah berlalu namun ia masih tetap sama. Hati teriris kala melihat ia merasakan sakit yang luar biasa. Air mata tak pernah berhenti mengalir dalam dikesunyian malam. Isak tangis yang tak tertahankan hingga membawaku terlelap dalam tidurku dan melupakan sejenak problema kehidupan. Rasanya aku tak bisa menghadapi kehidupan ini, rasa putus asa selalu membayangiku, rasanya aku ingin menyerah pada waktu dan terbang jauh pergi membawa sejuta penderitaan yang mengguncang jiwaku.

Namun ada sosok yang tak pernah menampakkan penderitaan di wajahnya. Dia selalu tersenyum seakan tak terjadi apa-apa, keluh – kesah tak pernah sekalipun kudengar terucap dari mulutnya. Iya, dia adalah Ayahku. Sosok yang menuntunku untuk tidak menyerah pada keadaan. Saat tangis kunampakkan dihadapannya, matanya melotot seakaan mengatakan “Apa yang kamu lakukan ? Mengapa kamu begitu lemah ? Kuatlah karena semuanya akan berlalu”.
Tak bisa kugambarkan lagi, entah hatinya terbuat dari apa hingga ia begitu kuat dan sabar menghadapi semua yang terjadi. Iya, dialah Ayahku.

Oleh Irmalayani
(Mahasiswa Unasman Semeter 6 Jurusan PKN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here