Kepala Inspektorat Sulbar Tegaskan APBD 2016 Tidak Ada Kerugian Negara Justru WTP

0
580
MAMUJU,LensaSulawesi.Com-Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat Suryadi, hadir pada persidangan perkara dugaan tindak pidana Korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulbar tahun 2016, Selasa kemarin (15/05/2018).
Kehadiran Suryadi di Pengadilan Negeri Mamuju memberikan keterangan sebagai disaksi. Hampir Dua (2) jam lamanya Suryadi memberikan keterangan dihadapan Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Penesehat Hukum (PH) dan ke Empat (4) Terdakwa.
Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat dalam keterangannya menegaskan bahwa tidak ada kerugian Negara dalam pelaksanaan (APBD) Sulawesi Barat pada tahun Anggaran 2016.
“Iya, tidak ada temuan kerugian Negara,” Kata Suryadi
Saat salah seorang penasehat hukum terdakwa melemparkan pertanyaan kepada Saksi Suryadi yang mengatakan “Saudara saksi pernah menjadi Auditor pusat di Jakarta, sebagai seorang auditor adakah kerugiakan Negara yang ditunjukkan pokir-pokir terdakwa..?,” Tanya salah seorang penasehat Hukum.
“Pada hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang pengelolaan anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulbar tahun 2016 itu tidak ada masalah dan tidak ada kerugian Negara. Dan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) satu per satu telah diperiksa dan di audit oleh BPK, tidak ada temuan kerugian Negara, Hasil Audit BPK APBD Sulbar tahun 2016 itu WTP.” Tegas Suryadi selaku kepala Inspektorat provinsi Sulbar.
Ditambahkan oleh Saksi, bahwa baik perencanaan maupun pelaksanaan tidak ada masalah dan temuan Dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, Biro Hukum Provinsi Sulawesi Barat dan terakhir hasil Audit BPK.
Bukan hanya penasehat hukum yang memberikan pertanyaan, tetapi salah seorang terdakwa juga mengajukan pertanyaan kepada saksi.
Saat mendapat kesempatan dari majelis hakim. Salah seorang terdakwa melayangkan pertanyaan kepada saksi, “Apakah saudara pernah mendapatkan aduan dari SKPD terkait adanya Desakan, Intimidasi, Tekanan atau Interpensi dari pimpinan atau anggoga DPRD Sulbar atas pengelolan atau pelaksanaan kegiatan di SKPD tahun 2016.?,” Tanya salah seorang terdakwa.
Saksi menjawab bahwa, “Tidak ada aduan dan tidak pernah kami dengar dan dapatkan.” Tegas Suryadi.

(Redaksi/*/Sirmn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here