Tangkap Ikan Dengan Bom, 2 Warga Mamuju Diamankan Di Perairan Kombiling

0
259
Ket: Para pelaku diamankan beserta barang bukti (bb)
MAMUJU – Jajaran Polres “Metro” Mamuju mengamankan Dua orang pria yang sedang menangkap ikan menggunakan Bom, Jumat (19/10/ 2018) sekitar pukul 09:30 wita.
Penangkapan terjadi setelah Kapospol Pangale, Ipda Jasman menerima laporan melalui sambungan telpon dari Nasaruddin selaku Kepala Desa Kombiling. Dalam penyampaiannya bahwa ada laporan dari masyarakat Dusun Kombiling, Kecamatan Pangale tentang adanya kegiatan pengeboman ikan di pantai Desa Kombiling, Kecamatan Pangale.
Atas laporan tersebut Kasubsektor bersama Dua orang anggotanya mendatangi TKP di laut pantai Kombiling menggunakan 2 buah perahu katingting. Hasilnya, pihak kepolisian mengamankan 2 orang pria yang dicurigai sebagai pelaku pengebom ikan.
Adapun kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial SJ umur 48 Tahun, Alamat Dusun Baja, Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, dan CA umur 42 tahun, Alamat Dusun Ujung Bulo, Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju.
Setelah diinterogasi, kedua pelaku mengakui telah melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan. Pelaku juga mengakui sudah dua kali meledakan bom tersebut.
Pihak kepolisian mengamankan barang bukti Satu buah perahu/mesin katinting, Lima buah botol kosong, Dua gabus ikan hasil tangkapan, Tiga jerigen berisikan bahan bakar bensin dan mesiu bahan peledak, dan Satu buah comprensor dengan alat selam beserta kelengkapan lainnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan sisa-sisa bom/mesiu didalam perahu saat dilakukan pemeriksaan.
Saat ini kedua pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polres Mamuju untuk proses lebih lanjut. Sementara Dua saksi yang melihat langsung kejadian tersebut saat ini dilakukan pemeriksaan di ruang Sat Reskrim Polres Mamuju.
Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Riva Arvan S.I.K membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, dan sudah diproeses sesuai hukum. Ini penting dilakukan penegakan hukum karena sudah sering terjadi, dan pelaku banyak yang lolos sebab situasi yang yang tidak memungkinkan karena dilaut susah bergerak cepat” urainya
Kapolres Mamuju juga mengapresiasi kinerja Kapos sub Polsek Pangale, sebab karena kesigapannya akhirnya parapelaku dapat ditangkap.
“Semua berkat dukungan masyarakat sekitar, salah satunya dengan cepat membantu polri meminjamkan perahunya untuk menangkap pelaku, jika masyarakat tidak membantu dan mendukung penuh mustahil pelaku dapat ditangkap karena Polsek tidak punya perahu”jelas Kapolres
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 84 (1) dan pasal 8 ayat (1) UU RI NO. 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda 1,2 Milliar. (Shir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here