LensaSulawesi.com,Manado-Kisruh permasalahan tambang ilegal di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) telah sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Hal tersebut akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan oleh Komisi III DPR RI, bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan Inisiator Save Sangihe Island (SSI) Jul Takaliuang bersama Kontras dan sempat disiarkan langsung di Chanel YouTube.
Dalam rapat tersebut, ada hal menarik dari beberapa topik yang dibahas. Diantaranya diduga adanya keterlibatan dari oknum perwira Polisi di Polda Sulut AKBP Robert Karepowan yang disebut-sebut dan melakukan penyalahgunaan kewenangan untuk memuluskan PT TMS beroperasi di lahan tambang Sangihe.
“Kami sudah melaporkan Robert Karepowan ke Paminal Polda Sulut sejak tahun 2022, tetapi tidak ada kejelasan,” terang Jul Takaliuang.
Anehnya lagi, terungkap pada saat itu Robert Karepowan masih tercatat sebagai polisi aktif yang masuk dalam daftar komisaris PT TMS sekaligus merangkap sebagai Pengacara.
“Kami heran kenapa Robert Karepowan yang masih tercatat Polisi aktif bisa masuk sebagai Komisaris PT TMS dan merangkap sebagai Pengacara,” tanya Yul dihadapan Ketua Komisi III Habiburokhman.
Dari keterangan Yul Takaliuang, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi yang ikut RDP bersama Direktur Kriminal Khusus dan Kapolres Sangihe memberi keterangan bahwa Robert Karepowan telah pensiun pada tahun 2023.
“Memang benar Robert Karepowan tercatat sebagai anggota di Polda Sulut, tapi sudah pensiun,” kata Bahagia.
Akan tetapi Ketua Komisi III memberikan amanat kepada Wakapolda agar supaya tindakan Robert Karepowan yang telah menyalahgunakan kewenang pada saat masih menjabat sebagai Polisi aktif harus diusut.
“Ia memang dia sudah pensiun, tapikan waktu itu dia masih Polisi aktif, apalagi merangkap jadi Pengacara. Tetap dicari tuh (Robert Karepowan),” tambahnya.
Atas permintaan Ketua Komisi III, Wakapolda dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mencari Robert Karepowan.
“Siap pak ketua sudah kami catat,” jawab Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi.
Redaksi





